20 July 2019

Syafaat Nabi saw, sedih ketika manusia wafat semua

Dari Abu hurairah r.a bahwa nabi saw datang membawa sepotong daging,beliau menggigitnya dan berkata,"Aku adalah pemimpin umat manusia pada hari kiamat.

Tahukah kalian apa yang terjadi??
Allah nengumpulkan orang-orang yang terdahulu dan kemudian diumpulkan di suatu tanah lapang.



mereka bisa dengar siapa yang memanggil dan mempunyai pandangan yang jauh dan tajam.

Matahari mendekat semua manusia merasakan kesedihan dan kesusahan yang tidak bisa mereka tanggung.
Sebagian manusia berkata kepada sebagian lainnya,Tidaklah kalian lihat apa yang kalian alami??

Tidakkah kalian mencari orang yang bisa memohonkan syafaat bagi kalian kepada tuhanmu??

Maka sebagian manusia berkata kepada sebagian yang lain,"Pergilah kepada nabi adam,kemudian mereka nendatangi nabi adam,dan berkata, Wahai nabi adam,engkau adalah bapak kami,bapak umat manusia.

Allah menciptakanmu dengan tangannya dan meniupkan roh (ciptaan)nya kepadamu dan menyuruh malaikat sujud kepadamu.
Mohonkan syafaat bagi kami kepada tuhanmu,tidaklah engkau melihat apa yang telah menimpa kami??

Nabi adam menjawab,sesungguhnya tuhanku marah hari ini,dan tidak pernah marah seperti ini sebelumnya dan tidak marah seperti ini lagi.

Sesungguhnya dia telah melarangku mendekati pohon itu,namun aku melanggarnya,pergilah kepada nabi Nuh.

Kemudian mereka mendatangi Nabi nuh dan berkata,wahai nabi Nuh,engkau adalah rasul pertama dan allah menyebutmu sebagai seorang hamba yang bersyukur,mohonhkan syafaat bagi kami kepada tuhan.

Tidaklah engkau melihat apa yang telah menimpa kami??
Nabi nuh berkata kepada mereka, "Sesungguhnya tuhanku telah marah hari ini,dia tidak pernah marah seperti ini sevelumnya dan tidak akan marah seperti ini lagi,aku sudah pernah berdoa yang membinasakan kaumku,pergilah kepada ibrahim".

Kemudian mereka mendatangi nabi ibrahim dan berkata, "Wahai nabi ibrahim,engkau adalah nabi allah dan khalil-nya.

Mohonkan syafaat bagi kami,tidaklah engkau melihat apa yang telah menimpa kami??
Nabi ibrahim berkata kepada mereka,sesungguhnya tuhanku telah marah hari ini,ia oun menyebut dusta-dustanya dan berkata,"pergilah kepada musa".

Kemudian mereka mendatangi nabi musa dan berkata,"wahai nabi musa,engkau adalah utusan Allah.

Allah melebihkan engkau dengan risalah-nya dan pembicaraannya kepadamu,Mohonkan syafaat bagi kami😭.

Tidakkah engkau melihat apa yang telah menimpa kami?
Nabi musa berkata kepada mereka,"Sesungguhnya tuhanku tekah marah hari ini,dia tidak pernah marah seperti ini sebelumnya dan tidak marah seperti ini lagi.

Aku telah membunuh jiwa sedangkan aku tidak di perintahkan untuk membunuhnya,karenanya pergilah kepada isa.

Kemudian mereka mendatangi nabi isa dan berkata, "Wahai isa,engkau adalah utusan allah,engkau berbicara kepada orang-orang di waktu bayi dan engkau adalah kalimat darinya yang disampaikan -nya kepada maryam dan roh dari-nya,maka mohonkanlah syafaat bagi kami,tidaklah engkau melihat apa yang telah menimpa kami??.

Nabi isa menjawab,sesungguhnya tuhanku telah marah hari ini.
Dia tidak pernah marah seperti ini sebelumnya dan tidak akan marah seperti ini lagi,ia tidak menyebut dosa-nya.
Ia hanya berkata, "pergilah kepada Muhammad saw".

Kemudian mereka datang dan berjata "Wahai nabi muhammad saw,engkau adalah utusan allah,penutup para nabi dan rasul.
Allah telah mengampuni disamu yang terdahulu dan kemudian,mohonkanlah syafaat bagi kami,tidakkah engkau melihat apa yang menimpa kami??

Maka,akupun pergi dan tiba dibawah arsy,lalu sujud kepada tuhanku.
Kemudian allah membukakan bagiku dan mengilahmiku pujian-pujian kepada-nya yang belum pernah dibuka-nya  kepada siapa pun selain aku,kemudian allah berkata,Hai muhammad,angkatlah kepalamu.

mohonlah syafaat,tentu ku kabulkan,maka ku angkat kepalaku dan aku berkata,Ya rabb,umatku,umatku.

Allah menjawab,Ya muhammada,masukkan ke dalam surga umatmu yang tidak di hisap lewat pintu paling kanan diantara pintu-pintu surga.

Mereka pun masuk bersama orang-orang yang masuk melalui pintu -pintu lainnya.
Demi Allah yang nyawaku berada di tanganya,sesungguhnya jarak antara sisi-sisi  pintu surga adalah seperti antara mekkah dan hajar atau seperti mekkah dan basra.

Dalam riwayat bukhari disebutkan,"Seperti antara mekkah dan himyar".

Abu hamid menjelaskan dalam kasyfu Uluumil Akhirah,bahwa manusia di mauqif terdiri atas berbagai tingkatan dan jenis,sesuai dengan dosa-dosa mereka.
Ada yang membesar kemaluannya dan mengeluarkan nanah hingga menggagu orang-orang disekitarnya.

Ada yang disalib di atas batang api,
Ada yang lidahnya menjulur sampai ke dada,Mereka itu adalah para pelaku zina,homoseks,dan pendusta.

Ada pula orang-orang yang perutnya membesar seperti gunung.
Mereka itu adalah pemakan riba.

Setiap orang yang berdosa terlihat tampak keburukan dosanya.
Ia menyebutnya dalam kitab kasyfu Uluumil Akhirah Qurthubi mengatakan,syafaat yang dikhususkan nabi muhammad saw,adalah yang dimaksud dalam sabda Nabi Saw : "setiap nabi mempunyai doa mustajab.

Kemudian setiap nabi menyegerkan doanya dan aku menyimpan doaku berupa syafaat bagi umatku.

"Hadist tersebut di riwayatkan oleh bukhari dan muslim dan yang lainnya.

Syafaat bagi oenghuni mauqif itu hanyalah untuk menyegerkan hisap mereka dan menyelamatkan mereka dari kedhasyatan mauqif.
Perkataanya : "Ya rabb, umatku,umatku",menunjukan perhatian dan bahwa manusia di mauqif terdiri atas berbagai tingkatan dan jenis,sesuai dengan dosa-dosa mereka.

Dan perkataan Allah : "Ya muhammad masukan ke dalam surga umatmu yang tidak di hisap," menunjukan bahwa nabi saw memohon syafaat untuk menyegerakan hisap penghuni mauqif.
Sebab,ketika itu allah telah memulai meng-hisap yang lainnya.

Ibnh athiyyah berpendapat,yang masyhur ialah nabi saw mempunyai dua syafaat,yaitu syafaat umum dan syafaat untuk mengeluarkan orang-orang yang berdosa dari neraka.

Syafaat yang kedua ini tidak ditolak oleh para nabi,mereka memohonkan syafaat,demikian pula para ulama.

Al-Qadhi iyadh berpendapat,nabi muhamma mempunyai lima syafaat pertama,syafaat umum.
Kedua,memasukan sejumlah orang ke dalam surga tanpa di-hisap.

Ketiga,syafaat begi segolongan umatnya yg sudah memohonkan syafaat bagi mereka dan orang-orang yang diinginkannya sehingga mereka masuk surga.

Keempat,syafaat bagi orang-orang berdosa yang masuk neraka.
Mereka dikeluarkan dengan syafaat nabi,para nabi lainnya,para malaikat,dan saudara-saudara mereka orang mukmin.

Kelima,syafaat yg berkenan dengan peningkatan penambahan derajat di surga,syafaat ini tidak diingakari oleh kaum mu'tazilah.

Menurut Qurthubi,syafaat keenam adalah bagi abu thalib untuk meringankannya sebagaiman diriwaytkan oleh muslim dari abi said al khudri ra,bahwa ada orang menyebut abu thalib di dekatnya.

Kemudian Nabi Saw,berkata "mudah-mudahan syafaatku bermanfaat baginya dari hari kiamat,hingga ia hanya terkena sedikit api yang mencapai kedua tumitnya dan membuat otaknya mendidih".

Maka dari itu marilah kita semua (saya sendiri) selalu meningkatkan taqwa dan keimanan kita agar selalu selamat didunia dan akhirat,dan jangan lupa selalu shalawat kepada Nabi Muhammad Saw dan selalu mengikuti ajaran sunnah-nya.


BACA JUGA : Motivasi bisnis,Pelajari 4 hal skill yang harus di kuasai untuk menjadi enterpreneur agar tidak gagal.

Labels: