28 August 2019

Pengertian zakat: Zakat mal, zakat fitrah, manfaat Zakat

Pengertian Zakat


Zakat menurut bahasa adalah bertambah, bersih, atau suci. Sementara itu, menurut istilah, zakat adalah nama dari sebagian harta terntentu yang di berikan kepada golongan tertentu juva dengan beberapa syarat. Zakat merupakan kewajiban yamg harus dikeluarkan oleh seorang muslim.

Cerita kehidupan saya


Saat menjelang akhir bulan ramadhan, setelah shalat tarawih di mushola/masjid, Saya di ajak ayah saya untuk membayar zakat fitrah. Sebelumnya saya tidak tahu apa-apa pada saat umur 7 tahun. Saya mendengarkan nasehat dan ilmu yang di jelaskan oleh panitia zakat.

Kata panitia yang juga termasuk ustad di tempat saya, berkata bahwa zakat merupakan kewajiban yang harus dijalankan umat islam yang mampu.

Zakat termasuk rukun islam yang ketiga, ujarnya menatap saya sambil tersenyum.

Zakat juga merupakan wujud kepedulian terhadap sesama umat muslim. Zakat bertujuan untuk membantu saudara seiman yang kurang mampu.

Selain itu, zakat membersihkan harta dari sesuatu yang bukan haknya.
Itulah penjelasan singkatnya kepada saya tentang zakat pada usia 7 tahun itupun nggak akan pernah lupa penjelasan ustad tersebut.
Baiklah saya lanjutkan pembahasannya selanjutnya yaitu;
Ada pun zakat yang harus dikeluarkan ada dua macam, yaitu ialah zakat mal, dan zakat fitrah.

B. Zakat Mal


Zakat mal adalah membersihkan harta dengan mengeluarkan sebagian kecil dari harta yang dimiliki oleh seorang muslim untuk diberikan kepada orang-orang yang berhak menerimanya sesuai dengan ketentuan syariah islam.

Allah SWT berfirman:

خُذْ مِنْ اَمْوَا لِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيْهِمْ بِهَا وَصَلِّ عَلَيْهِمْ ۗ اِنَّ صَلٰوتَكَ سَكَنٌ لَّهُمْ ۗ وَا للّٰهُ سَمِيْعٌ عَلِيْمٌ
khuz min amwaalihim shodaqotan tuthohhiruhum wa tuzakkiihim bihaa wa sholli 'alaihim, inna sholaataka sakanul lahum, wallohu samii'un 'aliim

"Ambillah zakat dari harta mereka guna membersihkan dan menyucikan mereka dan berdoalah untuk mereka. Sesungguhnya doamu itu (menumbuhkan) ketenteraman jiwa bagi mereka. Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui."
(QS. At-Taubah 9: Ayat 103)

Hukum mengeluarkan zakat mal adalah Fardu'ain, yaitu wajib di atas orang islam yang mampu dan telah memenuhi syarat. Jika tidak mau mengelurkan zakat mal-nya, ia termasuk orang-orang yang ingkar kepada Allah swt dan termasuk orang yang berdosa.

C. Zakat Fitrah


Zakat fitrah adalah zakat yang berupa makanan pokok, yang wajib/harus di keluarkan setiap orang mukmin/islam, baik dewasa maupun anak-anak setiap menjelang akhir idul fitrih. Zakat fitrah disebut juga dengan zakat abdan atau zakat nafs, yaitu zakat yang berkaitan dengan badan atau diri seseorang. Dalam arti zakat untuk membersihkan atau menyucikan badan atau diri si pembayar zakat setelah menunaikan ibadah puasa pada bulan suci ramdhan.

Perintah zakat diterima oleh Nabi Muhammad saw pada tahun kedua hijriyyah, yaitu Allah SWT berfirman:

وَاَ قِيْمُواالصَّلٰوةَ وَاٰ تُواالزَّكٰوةَ وَا رْكَعُوْا مَعَ الرّٰكِعِيْنَ
wa aqiimush-sholaata wa aatuz-zakaata warka'uu ma'ar-rooki'iin

"Dan laksanakanlah sholat, tunaikanlah zakat, dan rukuklah beserta orang yang rukuk."
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 43)

Syarat ketentuan-ketentuan zakat fitrah di antaranya sebagai berikut.

a. Syarat wajib zakat fitrah
sebagai berikut:

1. Beragam islam
2. Masih hidup saat terbenamnya matahari pada akhir bulan ramadhan dan terbitnya fajar pada hari raya idul fitri.
3. Adanya kelebihan makanan untuknya dan untuk keluarganya pada hari itu. Ia wajib mengeluarkan zakat fitrah untuk dirinya dan untuk orang-orang muslim dan mukimin yang nafkahnya menjadi tanggungannya. Jadi, apabila tidak mampu, tidak berkewajiban membayar zakat fitrah.

b. Waktu membayar zakat fitrah

Pembagian waktu mengeluarkan zakat fitrah adalah sebagai berikut;

1. Waktu mubah, waktu yang sudah di perbolehkan untuk membayar zakat fitarh, yaitu sejak awal ramadham sampai akhir bulan ramadhan.

2. Waktu wajib, adalah waktu yang baik untuk mengeluarkan zakat fitrah, yaitu pada akhir bulan ramdhan.

3. Waktu sunnah, adalah waktu yang paling baik untuk mengeluarkan zakat fitrah, yaitu sesudah sholat subhu sampai sebelum shalat idul fitri.

4. Waktu haram, yaitu waktu pemberian zakat fitrah yang dibayarkan setelah shalat idul fitri, dianggap sebagai shadaqah biasa bukan zakat fitrah lagi.

c. Besar dan mutu zakat fitrah


Bentuk zakat fitrah bisa  berupa makanan pokok yang mengenyangkan seperti beras, gandum, dan sagu, yang memiliki kualitas baik dan tidak boleh dikurangi. Jumlah zakat fitrah yang dibayar tiap-tiap orang sebesar 2,5 kg atau 3,5 liter dan bisa diganti dengan uang seharga makanan pokok tersebut.

Seorang kepala kekuarga, disamping membayar zakat untuk dirinya sendiri, ia juga wajib membayar zakat untuk keluarganya dan orang yang menjadi tanggungannya seperti istri, anak, orang tua, pembantu, dan orang yang ikut dalam keluarga tersebut.

d. Orang yang berhak menerima zakat fitrah


Orang yang berhak menerima zakat (Zakat mal atau zalat fitrah) disebut mustahiq, sementara orang yang mengeluarkan zakat (Zakat mal atau zakat fitrah) disebut muzakki.

Orang yang berhak menerima zakat fitrah ada delapan orang (golongan), antara lain sebagai berikut.

1. Fakir, yaitu orang-orang yang tidak memiliki harta dan tidak mempunyai mata pencarian yang tetap.

2. Miskin, yaitu orang-orang yang mempunyai harta atau pekerjaan yang tetap, tetapi tidak mencukupi untuk kebutuhan sehari-hari

3. Amil zakat, yaitu panitia atau pengurua pembagian zakat.

4. Muallaf, yaitu orang yang baru masuk agama islam yang masih memerlukan  bimbingan dan pembinaan keimanannya.

5. Hamba sahaya, yaitu orang-orang yang dijanjikan merdeka atau bebas.

6. Garim (orang yang berhutang), yaitu orang yang tidak sanggup membayar utang yang dimilikinya untuk mengatasi kebutuhan dan berjuangan dijalan Allah swt.

7. Sabiliillah, yaitu orang yang berjuang demi menegakan ajaran allah swt.

8. Ibnu sabil (Musafir), yaitu  orang yang dalam perjalanan jauh untuk tujuan baik atau tidak untuk perjalanam maksiat yang kehabisan bekal (ongkos).

E. Manfaat zakat fitrah


Mengeluarkan zakat fitrah memiliki beberapa manfaat, yaitu sebagai berikut.

~ Menolong orang yang kesusahan agar dapat melaksanakan ibadah kepada allah swt.

~ Membersihkan jiwa manusia dari kotoran dan mendidik pribadi agar bersifat pemurah kepada sesama manusia.

~ Membiasakan diri mengamalkan sifat terpuji.

~ Sebagai pernyataan syukur atas nikmat yang diberikan Allah swt.

~ Memberikan kepuasan dan kegembiraan kepada orang-orang yang kurang mampu pada hari raya.

~ Terciptanya hubungan kasih sayang antara oramg kaya dan orang miskin yang tidak mampu.

Kesimpulan

Semoga kita semua tidak telat dan tidak lupa atas kewajiban kita membayar zakat dan semoga artikel ini membantu dan menambah wawasan kalian, terima kasih.

Labels: