Skip to main content

Menjual: Seni menjual, Tips ilmu menjual dan batasan-batasan ilmu menjual

Membahas mengenai menjual, kata-kata menjual tak asing lagi kita dengar di indonesia, bahwasanya menjual merupakan masalah perorangan yang sifatnya cemerlang atau kreatif. Pekerjaan menjual memerlukan keahlian yang tidak mungkin di ganti dengan suatu benda seperti mesin.

Pada zaman now (sekarang) ini yang sudah sangat modern, seseorang penjual yang pandai masih sangat di perlukan. Seperti di indonesia saat ini, pekerjaan menjual mendapatkan keistimewahan.
Baca juga: Pengertian penerima pesanan: Perbedaan penjual dan penerima pesanan

Pada sebuah negara yang telah maju, terdapat peranan penjual yang sangat banyak karena mereka di butuhkan untuk menjual kelebihan produksi, dan mejaga tetap berputarnya roda industri. Dengan begitu maka penjual bukan hanya sekedar tugas sampingan saja, tetapi penjual adalah suatu pekerjaan yang menghasilkan, menguntungkan serta sebagai jalan karir hidup.

Berikut gambaran seseorang penjual ahli atau profesional.

1. Memiliki kemampuan mejual yang memuaskan

2. Bangga telah memilih sebuah profesi/pekerjaan menjual ini.

3. Seseorang mempunyai standar etika yang tinggi.

4. Terampil dalam pekerjaanya

5. Dia mengetahui bahwa pekerjaan menjual artinya melayani

6. Memiliki pengetahuan

7. Dan terampil dalam pekerjaanya

Mengenai hal itu para kaum profesional/ahli dalam segala bidang pekerjaan, tidak dibentuk dengan secara instan, dia tidak dilahirkan, tapi harus melewati sebuah proses rumit, lama dam kerja keras.
Baca juga: Motivasi bisnis Pelajari 4 hal skill yang harus di kuasai untuk menjadi enterpreneur agar tidak gagal.

Bagaimana pun juga karir dari seorang penjual, banyak tergantung pada orang itu sendiri. Jika ada bakat, niat belajar, cendrung dengan prestasi bukan mengejar prestise, maka seorang penjual akan sukses menjadi pengusaha besar. Seperti chairul tanjung, robert budi, dan susilo wonowidjojo yang dulu masih mudanya memulai bisnis menjual dalam bidang apapun yang mereka sukai.
Menjual: Seni menjual, Tips ilmu menjual dan batasan-batasan ilmu menjual

Seni Menjual

Seni di artikan sebagai usaha mencapai hasil yang diinginkan dengan jalan menggunakan kepandaian. Jadi merupakan tindakan untuk menerapkan ilmu yang kita miliki dalam praktek atau juga merupakan keahlian dalam melaksanakan penjualan.

Keahlian dalam menjual mungkin ada karena seseorang iti telah mempunyai bakat sejak kecil. Lalu bakat itu di kembangkan dengan intuisi, pengetahuan lamgsung serta pengalaman pribadinya dalam melakukan kegiatan tertentu, sehingga dapat pengakuan dari masyarakat atau lingkungannya disebut "jeni" ia dapat melakukan keahliannya dengan baik, mempunyai keistimewahan dari yang lain dan dapat mengembangkannya sehingga ia mempunyai pribadi besar.

Sering juga orang demikian disebut Self Mademan, ia menjadi orang penting, disegani dan luwes dalam pergaulan di dalam menjalankan tugasnya.

Dengan adanya orang-orang yang mempunyai bakat istimewa dalam berjualan sehingga ia sukses maka timbullah pendapat yang mengatakan salesman are born, not Made yang artinya seorang penjual yang berhasil karena memang ia telah dikaruniai bakat istimewa sejak lahir yang ditakdirkan untuk menjadi penjual yang sukses.

Bukannya Iya diberi teori-teori menjual yang muluk-muluk di bangku sekolah. Pandangan tersebut telah ekstrem, tidak seluruhnya benar untuk dipakai sebagai pegangan oleh para calon berdagang.
Baca juga: Harus punya 12 Syarat mental serta 8 Karakter untuk seorang penjual

Sebab mungkin akan timbul rasa pesimis pada diri seseorang karena itu ia merasa seolah-olah tidak berbakat kali pun sebenarnya Ia mempunyai minat dan keinginan untuk menjadi seorang penjual pada pendapat itu baru merupakan pandangan beberapa orang.

Hal ini masih perlu diuji kebenarannya. Jika kita harus ingat bahwa Tuhan telah mewajibkan kepada setiap manusia untuk merubah nasibnya. Diantaranya dengan cara mencari ilmu pengetahuan dan cara baru untuk meningkatkan kepuasan hidup.

"keberhasilan seseorang itu tidak ditentukan oleh bekerja tetapi juga oleh segala daya upaya akal pikiran yang mendorong ke arah ke barat termasuk di dalamnya melalui pendidikan".

Batasan-batasan ilmu menjual


Beberapa ahli memberikan batasan-batasan yang berbeda-beda sesuai dengan tinjauan umum pada hakekatnya sama yaitu sebagai berikut :

1. J.s Knox, menjual adalah suatu kemampuan untuk kecakapan untuk mempengaruhi orang-orang agar mereka mau membeli barang yang ditawarkan dan saling menguntungkan walaupun sebenarnya tidak berpikir untuk membeli barang tersebut, tetapi akhirnya tertarik untuk membelinya.

2.P.W. Ivoy, menjual adalah suatu seni membujuk dan meyakinkan orang untuk membeli barang-barang yang diharapkan untuk memberi kepuasan dan mempergunakan cara-cara yang memakan waktu dan usaha sekecil mungkin.

3. H.R Tosdal, menjual adalah suatu seni yang dilakukan penjual sehingga mengakibatkan terjadinya perubahan-perubahan dalam pertukaran ekonomi

4. D.D. Couch, menjual adalah suatu ilmu tentang bagaimana menciptakan kemungkinan suatu keinginan bahwa hanya dengan memiliki barang-barang kita akan memuaskan hatinya.

5. Burton Bigeiow, menjual adalah proses berganda yang dapat memenuhi kebutuhan dan untuk ini harus mengeluarkan uang dengan tidak menimbulkan ketidakpuasan sehingga kita perlu menyesuaikan hasil dan keuntungan akan kita raih setiap masalah dan seluruh keberatan atas yang mengakibatkan terjadinya pesanan

6. Kho Hwat Yoe, Pengarang dan ahli ilmu menjual memberikan batasan sebagai berikut: ilmu menjual adalah suatu seni dalam berdagang dan hidup untuk mempengaruhi orang supaya berpikir merasakan dan melakukannya kita sehingga mereka mendapat keuntungan bila memiliki atau barang yang kita tawarkan.

Dengan begitu dikatakan pula bahwa menjual itu disamping merupakan ilmu juga merupakan seni Bagaimana manajemen juga dikatakan demikian. Ilmu menjual sebagai suatu ilmu, yang mempelajari tentang bagaimana menciptakan suatu keinginan membeli, bahwa dengan cara memiliki barang yang ditawarkan akan dapat memuaskan memberikan keuntungan kedua belah pihak.

Sedangkan menjual sebagai seni, Iyalah merupakan suatu keahlian dalam menjual dengan menggunakan kepandaian bakat intuisi. Dalam bahasa Inggris ilmu menjual ini terkenal istilah "Salesmanship".

Akhiran "ship" disini boleh di terjemahlan dengan keterampilan, jadi keterampilan menjual, seni menjual.

Dengan begitu pandangam kami ilmu menjual ini merupakan siatu bagian dari marketing. Marketing dengan segala fungsi-fungsinya jauh lebih luas dari ilmu menjual.


Menjual: Seni menjual, Tips ilmu menjual dan batasan-batasan ilmu menjual

Tips ilmu menjual

Bagi seorang penjual agar berhasil dalam menjalankan tugasnya perlu mengetahui tujuan serta bidang pekerjaan yang harus dilakukannya.
Baca juga: Pengertian Bisnis dan fungsi-fungsi dasar bisnis

Adapun yang menjadi objek penjualan sebagai berikut:

1.  Diri penjual

Dalam melakukan terjadinya jual beli umumnya melalui fase persiapan, membuka pembicaraan, memanjangkan barang, mengarahkan pembeli agar terjadinya penjualan dan tercapainya tujuan dan tercapainya kepuasan bagi pembelinya.

Seseorang penjual sebelum melakukan penjualan ia harus mengetahui keadaan dirinya jangan sampai terlambat sudah terjadi

2. Barang yang akan di jual

Sebelum penjual melakukan penjualan nya teluk yang mempelajari dahulu keadaan sifat Tri guna barang tersebut hal ini bisa dipelajari dari buku petunjuk atau keterangan tiket atau lain sebagainya.

Cara itu perlu dilakukan agar penjual dapat lancar memberikan penjelasan kepada tiap calon pembeli sehingga dapat menarik dan mempercepat proses terjadinya transaksi. Selain itu juga perlu mengadakan observasi serta rencana penjualan yang matang terhadap barang-barang yang akan dijual

3. Keadaan pembeli atau langganan

Langganan merupakan jiwa perusahaan maka mereka harus diperlakukan seperti raja. Artinya mereka harus mendapatkan pelayanan yang baik sehingga menyenangkan dan memuaskan.

Caranya bisa mempelajari secara kejiwaan atau mungkin dari kartu keadaan langganan sehingga sebelum bertemu dengan calon langganan sudah dapat membayangkan keadaan jiwaanya atau  profesinya.

Perhatian yang sungguh, jiwa yang ikhlas, sikap yang terbuka dan menyenangkan,
merupakam unsur-unsur yang perlu diperhatikan bagai pembeli.

Hal ini akan mempermudah hubungan menjadi intim, serta bersahabat yang dapat memberikan iklim yang baik bagi terjadinya jual beli, dan kemungkinan besar jadi langganan tetap.

Demikian lah pembahasan kali ini, Semoga memperkaya khazanah ilmu pengetahuan anda dalam bidang bisnis.
Comment Policy: Tolong silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar