Sakaratul maut : Orang kafir dan beriman, pembahasan lengkapnya!

Sakaratul maut : Orang kafir dan beriman, pembahasan lengkapnya!
11 December 2019

Sakaratul maut

Bahwasanya setiap manusia mengalami sakaratul maut, tercabutnya nyawa manusia dari jasadnya. Sakaratul maut adalah Tercabutnya nyawa manusia akan di awali dengan detik-detik yang menegangkan lagi menyakitkan.

Setiap manusia itu akan menghadapi yang namanya kematian baik itu yang orang kafir maupun orang yang beriman kepada allah swt. 

Sesungguhnya allah swt menceritakan kebenaran tentang sakaratul maut dalam al-qur'an. Allah SWT berfirman:

وَ جَآءَتْ سَكْرَةُ الْمَوْتِ بِا لْحَـقِّ ۗ ذٰلِكَ مَا كُنْتَ مِنْهُ تَحِيْدُ
wa jaaa`at sakrotul-mauti bil-haqq, zaalika maa kunta min-hu tahiid

"Dan datanglah sakaratul maut dengan sebenar-benarnya. Itulah yang dahulu hendak kamu hindari."
(QS. Qaf 50: Ayat 19)
Sakaratul maut : Orang kafir dan beriman, pembahasan lengkapnya!

Terjadinya sakaratul maut 

Dan pada ayat lain, terjadinya kematian dan sakaratul maut Allah menceritakannya pada al-quran.

Allah SWT berfirman:

كَلَّاۤ اِذَا بَلَغَتِ التَّرَا قِيَ ۙ 
kallaaa izaa balaghotit-tarooqii

"Tidak! Apabila (nyawa) telah sampai ke kerongkongan,"
(QS. Al-Qiyamah 75: Ayat 26)

وَقِيْلَ مَنْ  ٚ  رَا قٍ ۙ 
wa qiila man rooq

"dan dikatakan (kepadanya), Siapa yang dapat menyembuhkan?"
(QS. Al-Qiyamah 75: Ayat 27)


وَّظَنَّ اَنَّهُ الْفِرَا قُ ۙ 
wa zhonna annahul-firooq

"Dan dia yakin bahwa itulah waktu perpisahan (dengan dunia),"
(QS. Al-Qiyamah 75: Ayat 28)


وَا لْتَفَّتِ السَّا قُ بِا لسَّا قِ ۙ 
waltaffatis-saaqu bis-saaq

"dan bertaut betis (kiri) dengan betis (kanan),"
(QS. Al-Qiyamah 75: Ayat 29)


اِلٰى رَبِّكَ يَوْمَئِذِ ٭ِلْمَسَا قُ ۗ 
ilaa robbika yauma`izinil-masaaq

"kepada Tuhanmulah pada hari itu kamu dihalau."
(QS. Al-Qiyamah 75: Ayat 30)

Kalian harus tahu bahwa sakaratul maut di gambarkan sangat mengerikan dan menyakitkan dan orang yang beriman dan orang yang kafir akan mengalami proses sakaratul maut yang berbeda-beda.

Sakaratul orang yang beriman

Bagi orang yang semasa hidupnya beriman dan menjauhi segala larangan yang di tetapkan allah serta menjalankan segala perintah allah swt, maka roh nya akan keluar dengan mudah.
Baca juga: Mengenal pengertian roh dan hati!

Malaikat maut akan mengambil nyawanya dengan cara yang baik dan menggembirakan. Rasullah saw bersabda: "Seseorang hamba mukmin jika telah berpisah dengan dunia, menyongsong ke akhirat, maka malaikat akan mendatanginya dari langit, dengan wajah yang putih, rona muka mereka layaknya sinar matahari. Mereka membawa kafan dari surga  serta wewangian (hannuth) dari surga. Mereka duduk di sampingnya sejauh mata memandang. Berikutnya malaikat maut hadir dan duduk didekat kepalanya sembari berkata, Wahai jiwa yang baik keluarlah menuju ampunan allah swt dan keridhaannya. Ruh nya keluar bagaikan aliran cucuran aor dari mulut kantong kulit (Hr. Ahmad).

Dengan begitu allah swt menyebutkan bahwa manusia-manusia yang beriman akan di wafatkan dalam keadaan yang baik.

Allah SWT berfirman:

الَّذِيْنَ تَتَوَفّٰٮهُمُ الْمَلٰٓئِكَةُ طَيِّبِيْنَ ۙ يَقُوْلُوْنَ سَلٰمٌ عَلَيْكُمُ ۙ ادْخُلُوا الْجَـنَّةَ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ
allaziina tatawaffaahumul-malaaa`ikatu thoyyibiina yaquuluuna salaamun 'alaikumudkhulul-jannata bimaa kuntum ta'maluun

"(yaitu) orang yang ketika diwafatkan oleh para malaikat dalam keadaan baik, mereka (para malaikat) mengatakan (kepada mereka), Salamun'alaikum, masuklah ke dalam surga karena apa yang telah kamu kerjakan."
(QS. An-Nahl 16: Ayat 32)

Sakaratul orang yang kafir

Jika kalian sudah mengetahui pembahasan di atas mengenai sakaratul beriman beriman, kini kalian harus baca juga lebih lanjut mengenai sakaratul maut orang kafir yang tak beriman kepada allah swt dan rasulNya. Yang dimana mereka akan menghadapi sakaratul maut yang sangat menyakitkan dan sangat mengerikan.

Ruh orang yang tak beriman akan keluar tidak mudah atau sangat susah payah dan malaikat akan mencabut nyawa mereka dengan paksa.

Allah SWT berfirman:

وَمَنْ اَظْلَمُ مِمَّنِ افْتَـرٰى عَلَى اللّٰهِ كَذِبًا اَوْ قَا لَ اُوْحِيَ اِلَيَّ وَلَمْ يُوْحَ اِلَيْهِ شَيْءٌ وَّمَنْ قَا لَ سَاُ نْزِلُ مِثْلَ مَاۤ اَنْزَلَ اللّٰهُ ۗ وَلَوْ تَرٰۤى اِذِ الظّٰلِمُوْنَ فِيْ غَمَرٰتِ الْمَوْتِ وَا لْمَلٰٓئِكَةُ بَا سِطُوْۤا اَيْدِيْهِمْ ۚ اَخْرِجُوْۤا اَنْفُسَكُمُ ۗ اَلْيَوْمَ تُجْزَوْنَ عَذَا بَ الْهُوْنِ بِمَا كُنْتُمْ تَقُوْلُوْنَ عَلَى اللّٰهِ غَيْرَ الْحَـقِّ وَكُنْتُمْ عَنْ اٰيٰتِهٖ تَسْتَكْبِرُوْنَ
wa man azhlamu mim maniftaroo 'alallohi kaziban au qoola uuhiya ilayya wa lam yuuha ilaihi syai`uw wa mang qoola sa`unzilu misla maaa anzalalloh, walau tarooo izizh-zhoolimuuna fii ghomarootil-mauti wal-malaaa`ikatu baasithuuu aidiihim, akhrijuuu anfusakum, al-yauma tujzauna 'azaabal-huuni bimaa kuntum taquuluuna 'alallohi ghoirol-haqqi wa kuntum 'an aayaatihii tastakbiruun

"Siapakah yang lebih zalim daripada orang-orang yang mengada-adakan dusta terhadap Allah atau yang berkata, Telah diwahyukan kepadaku, padahal tidak diwahyukan sesuatu pun kepadanya, dan orang yang berkata, Aku akan menurunkan seperti apa yang diturunkan Allah. (Alangkah ngerinya) sekiranya engkau melihat pada waktu orang-orang zalim (berada) dalam kesakitan sakratul maut, sedang para malaikat memukul dengan tangannya, (sambil berkata), Keluarkanlah nyawamu. Pada hari ini kamu akan dibalas dengan azab yang sangat menghinakan, karena kamu mengatakan terhadap Allah (perkataan) yang tidak benar dan (karena) kamu menyombongkan diri terhadap ayat-ayat-Nya."
(QS. Al-An'am 6: Ayat 93)

Orang kafir itu akan selalu menghindar dari kematian, mereka sangat mencintai dunia dan takut mati. Mereka senantiasa mementingkan kehidupan di dunia yang sementara dengan berlomba-lomba mendapatkan kesenangan duniawi yanh semu.

Walau meskipun orang kafir tenang saat terlihat mati, tapi nyatanya mereka (orang kafir) sedang mengalami siksaan dan penderitaan yang kuar biasa mana kala ajal menjemput. Allah SWT berfirman:

وَ لَوْ تَرٰۤى اِذْ يَتَوَفَّى الَّذِيْنَ كَفَرُوا ۙ الْمَلٰٓئِكَةُ يَضْرِبُوْنَ وُجُوْهَهُمْ وَاَ دْبَا رَهُمْ ۚ وَذُوْقُوْا عَذَا بَ الْحَرِيْقِ
walau tarooo iz yatawaffallaziina kafarul-malaaa`ikatu yadhribuuna wujuuhahum wa adbaarohum, wa zuuquu 'azaabal-hariiq

"Dan sekiranya kamu melihat ketika para malaikat mencabut nyawa orang-orang yang kafir sambil memukul wajah dan punggung mereka (dan berkata), Rasakanlah olehmu siksa neraka yang membakar."
(QS. Al-Anfal 8: Ayat 50)

Allah SWT berfirman:

ذٰلِكَ بِمَا قَدَّمَتْ اَيْدِيْكُمْ وَاَ نَّ اللّٰهَ لَـيْسَ بِظَلَّا مٍ لِّـلْعَبِيْدِ ۙ 
zaalika bimaa qoddamat aidiikum wa annalloha laisa bizhollaamil lil-'abiid

"Demikian itu disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri. Dan sesungguhnya Allah tidak menzalimi hamba-hamba-Nya,"
(QS. Al-Anfal 8: Ayat 51)

Kesimpulan 

Itulah proses sakaratul maut yang akan dihadapi orang kafir dan orang yang beriman kepada allah swt dan rasulNya.

Jika kalian yang membaca ini seorang muslim, marilah kita senantiasa meningkatkan keimanan dan taqwa kepada allah swt. Memperbaiki akhlak dan perbuatan dengan kebaikan dan hal yang bermanfaat.

Selalu mengutamakan akhirat dan tidak terjebak dalam kesenangan duniawi yang hanya sementara. Sehingga disisa usia yang allah swt berikan semakin penuh makna dan tidak mubazir atau sia-sia.
Baca juga: Apa itu naza dan sakaratul maut

Demikian pembahasan kali semoga mendapatkan manfaatnya dan mohon maaf jika ada hal yang salah, saya ucapkan terima kasih.
Open Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copyright © 2020